| Tempat | : | Aula Mesjid Agung Annur |
| Tanggal | : | 16 Agustus 2011 |
| Pukul | : | 16:00 - Selesai |
Kondisi ini sungguh ironis, mengingat antara Gubri dan Dirut Riau Air ini baru saja melakukan pertemuan tertutup, di ruang kerja gubernur lantai sembilan, Rabu (1/8). Ketika pertemuan memasuki jeda siang, Teguh yang ditemui langsung berusaha mengelak dengan alasan kalau masalah Riau Air sebaiknya langsung mempertanyakannya dengan Kabiro Ekonomi, Irhas Irvan.
Selain itu, Teguh juga mengaku banyak tidak tahu soal perusahaan penerbangan Riau Air tersebut. "Langsung saja dengan Kabiro Ekonomi, saya tak bisa menjawab soal itu," kata Teguh ketika menjawab pertanyaan, mengenai kelanjutan perusahaan, termasuk investor mana yang menyatakan keseriusannya dengan Riau Air.
Teguh juga berulang kali mengatakan jika dirinya tidak tahu masalah perusahaan yang dipimpinnya. Dirut Riau Air ini justru menyarankan kepada wartawan untuk mempertanyakannya kepada Biro Ekonomi kembali. "Dengan Biro Ekonomi saja ya," elak Teguh lagi.
Hal senada juga dikatakan Direktur Utama PT Riau Investment Coorporotion Rida K Liamsi. Pada hal, pempimpin Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau yang bergerak di bidang permodalan ini sebelumnya menyatakan RIC berminat mengelola dengan cara mencarikan investor, dengan harapan Riau Air dapat beroperasi kembali.
Saat ditanyakan tentang rencana kelanjutan RIC tersebut, Rida langsung berusaha menggelak dengan mengalihkan perhatian dengan keterangan atas sejumlah usaha yang saat ini sedang dilakukannya. Seperti halnya Teguh, Rida juga bahkan mencoba wartawan untuk mempertanyakan langsung kepada Kabiro Ekonomi.
Dia beralasan, karena secara administrasi, biro tersebut memiliki kewenangan untuk menjawab tentang BUMD yang ada didirikan Pemprov Riau. "Kalau Biro Ekonomi itu, memiliki kewenangan menjawab apa saja terkait BUMD. Jadi kalau mau nanya masalah Riau Air, tanyakan saja langsung pada Biro Ekonomi," ungkap Rida.
Sementara Gubernur Riau HM Rusli Zainal secara terpisah, juga sepertinya enggan memberikan penjelasan, tentang Riau Air yang belakangan disebut-sebut mulai diminati investor. Saat ditanya, apa saja yang dibahas dengan Dirut Riau Air, Gubernur terkesan berkelit sambil mengatakan hanya membahas hal biasa saja."Hanya pertemuan biasa saja, konsultasi biasa," kata Gubri Singkat***
| Nama * | : | |
| Email * | : | |
| URL | : | |
| Komentar * | : | Karakter Masukkan kode pengaman diatas |
Mario Teguh (lahir di Makassar, 5 Maret 1956; umur 54 tahun) adalah seorang muslim yang menjadi motivator dan konsultan asal Indonesia. Nama aslinya adalah Sis Maryono Teguh, namun saat tampil di depan publik, ia menggunakan nama Mario Teguh. Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang.