
| Tempat | : | Aula Mesjid Agung Annur |
| Tanggal | : | 16 Agustus 2011 |
| Pukul | : | 16:00 - Selesai |
Karena itu, perlu ada langkah-langkah antisipasi persuasif tapi tegas dari Pemerintah Kabupaten Kampar untuk mencegah masalah yang lebih besar lagi. Mengingat potensi terjadinya perpecahan bentrokan yang lebih serius lagi sangat mungkin terjadi. Apalagi kasus lahan perkebunan yang disengketakan tersebut sudah cukup lama terjadi.
"Pokoknya kita berharap jangan sampai terjadi seperti di Lampung. Karena itu kepada seluruh pihak terkait untuk berupaya menuntaskan masalah tersebut," kata Kepal Biro Pemerintahan Setdaprov Riau Guntur kepada wartawan, Senin (30/7).
Seperti Pemda Kampar, pihak perusahaan, warga, BPN Riau dan kepolisian harus segera duduk bersama menuntaskannya. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut. Selain itu, para tokoh masyarakat juga diminta untuk meredam, hingga menjadi kondusif.
Menurut Guntur, hingga saat ini Pemprov masih mempelajari masalah sengketa yang melibatkan PT RAKA dan warga tersebut. Pemprov juga akan terus memantau perkembangannya. Jika memang nantinya diperlukan pembentukan tim gabungan, maka sudah tentu akan melibatkan seluruh pihak terkait di dalamnya. Intinya, pemerintah provinsi sangat berharap kasus ini jangan sampai terjadi meluas. Semua pihak harus dapat melihat persoalan ini secara objektif, dengan tetap mengkedapankan hukum.
"Kita himbau dulu kepada masing-masing pihak untuk menahan diri, untuk mencegah terjadinya bentrokan. Kita pelajari dulu apakah memang komplek ini menjadi kewenangan provinsi atau tidak. Kalau provinsi, kita akan bentuk tim nanti," terang Guntur.
Sebelumnya, puluhan rumah komplek milik PT Raka yang ada di di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar akhir pekan lalu dibakar masa, masa sekitar perusahaan. Sejumlah fasilitas perusahaan lainnya seperti satu unit pembangkit listrik, satu unit mobil derek, satu unit tanki solar dan gudang minyak turut terbakar.
Dilaporkan penyebabnya karena masalah komplek lahan perkebunan yang selama ini tak kunjung selesai. Selain itu ada juga karena perusahaan telah menutup akses jalan warga untuk memanen perkembunan miliki mereka ditutup perusahaan.***
| Nama * | : | |
| Email * | : | |
| URL | : | |
| Komentar * | : | Karakter Masukkan kode pengaman diatas |
Mario Teguh (lahir di Makassar, 5 Maret 1956; umur 54 tahun) adalah seorang muslim yang menjadi motivator dan konsultan asal Indonesia. Nama aslinya adalah Sis Maryono Teguh, namun saat tampil di depan publik, ia menggunakan nama Mario Teguh. Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang.