| Tempat | : | Aula Mesjid Agung Annur |
| Tanggal | : | 16 Agustus 2011 |
| Pukul | : | 16:00 - Selesai |
Kapolda Kepri Brigjend Yotje Mende saat konfrensi pers Senin (18/6) sekitar 20:00 Wib mengungkapkan, berdasarkan hasil penyidikan sementara yang dilakukan anggota Polresta Barelang. Peristiwa berawal ketika sekitar 50 orang massa yang dipimpin Toni melakukan penyerangan ke Hotel Planet dengan menghancurkan kaca lobi Hotel dan merusak satu unit kendaraan roda empat disusul peyerangan balik dari sejumlah massa dibawah pimpinan Basri.
Dikatakan Yotje, saat awal kejadian sekitar lima belas menit tim gabungan antara Polri dan TNI berhasil meredakan massa pengamuk di bawah pimpinan Toni, namun tanpa diduga segrombolan massa dari pengamanan Hotel yang dipimpin Basri lakukan pembalasan dengan melepaskan anak busur panah dan sama-sama menyerang dengan senjata tajam lainnya hingga terjadilah bentrokan berdarah itu.
Selang beberapa saat setelah kejadian, lanjut Yotje, 28 orang dari kelompok Basri sudah menyerahkan diri ke Polisi, namun kelompok Toni belum menyerahkan diri dan masih dalam pencarian. Dari laporan yang diterimanya, lanjut Kapolda, 11 orang mengalami luka berat dan luka ringan, 3 kritis dan 8 lainnya masih dalam perawatan di beberapa RS di Batam. Namun pada kesempatan Kapolda tidak mengatakan secara langsung ada korban yang tewas.
Informasi adanya korban tewas diperoleh RiauOnline.com mendapatkan dari pihak di RS Elisabeth. Kapolda juga menegaskan, bentrokan tersebut terjadi bukan disebabkan isu SARA atau etnis, namun akibat dari perebutan lahan di kawasan Nongsa Batu Besar. Sejauh ini, Polisi sudah menambahkan personilnya dan Hotel diberi garis polis line namun pihak hotel masih bisa melakukan aktifitas seperti biasanya.***
| Nama * | : | |
| Email * | : | |
| URL | : | |
| Komentar * | : | Karakter Masukkan kode pengaman diatas |
Mario Teguh (lahir di Makassar, 5 Maret 1956; umur 54 tahun) adalah seorang muslim yang menjadi motivator dan konsultan asal Indonesia. Nama aslinya adalah Sis Maryono Teguh, namun saat tampil di depan publik, ia menggunakan nama Mario Teguh. Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang.