| Tempat | : | Aula Mesjid Agung Annur |
| Tanggal | : | 16 Agustus 2011 |
| Pukul | : | 16:00 - Selesai |
Hal itu disampaikan Kapolresta Pekanbaru Kombes Adang Ginanjar dalam jumpa pers, Selasa (19/6) di Mapolresta Pekanbaru. Adang menyebut, eksekutor itu bernama Sepriadi alias Asep (26). Dalam melakukan aksinya Asep dibantu oleh Ridwan alias Wawan Semekot (22) yang berperan sebagai joki membonceng Asep dengan sepeda motor.
"Untuk melakukan pembunuhan itu Asep memperoleh bayaran sebesar Rp 500 juta. Sedangkan jasa pengguna sepeda motornya dibayar Rp 50 juta," kata Adang.
Sayangnya, kini tersangkanya hanya satu orang, yakni Wawan sang joki yang selama ini dikenal sebagai geng pembalap liar. Sedangkan eksekutor Asep telah mati dalam kecelakaan sepeda motor pada 26 Februari 2012 lalu.
Namun Kapolresta Pekanbaru, Adang Ginanjar berjanji akan menuntaskan kasus ini, hingga dalang dan motiv dibalik pembunuhan tersebut terungkap. "Kami akan mengembangkan kasus ini, hingga dalang dan motiv pembuhan ini terungkap. Jika ada perkembangan, kami akan menyampaikannya kepada media," janji Adang.***
| Nama * | : | |
| Email * | : | |
| URL | : | |
| Komentar * | : | Karakter Masukkan kode pengaman diatas |
Mario Teguh (lahir di Makassar, 5 Maret 1956; umur 54 tahun) adalah seorang muslim yang menjadi motivator dan konsultan asal Indonesia. Nama aslinya adalah Sis Maryono Teguh, namun saat tampil di depan publik, ia menggunakan nama Mario Teguh. Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang.