| Tempat | : | Aula Mesjid Agung Annur |
| Tanggal | : | 16 Agustus 2011 |
| Pukul | : | 16:00 - Selesai |
?Tidak ada manfaat dalam mutasi kali ini, sebab banyak pimpinan SKPD yang memiliki kinerja buruk, namun masih dipertahankan. Kita tidak tau apa yang terjadi dibalik semua ini, yang jelas banyak sekali penempatan pejabat yang tidak pada tempatnya dan terkesan dipaksakan, apakah Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat) menempatkan seorang pejabat tidak berdasarkan kemampuan atau skil, karena kita juga melihat ada pejabat atau Kepala Dinas (Kadis) yang kita nilai memiliki kemapuan malahan tergeser," ujar Adila Ansori beberapa waktu lalu kepada wartawan di Inhu.
Contohnya Kepala Dinas (Kadis) PU Inhu Asmara HK, dengan belum terealisasinya puluhan proyek yang ada di Dinas tersebut ini menunjukan jika kemampuan nya sebagai Kadis PU dipertanyakan, sementara kenyataannya beliau masih dipertahankan untuk memegang jabatan tersebut, seperti di Inhu ini tidak ada lagi pejabat yang mampu untuk menjadi Kadis PU, tegasnya.
Bayangkan saja saat ini sudah memasuki triwulan ketiga dalam pelaksanaan pemerintahan maupun pembangunan, sementara masih banyak dan bahkan puluhan proyek belum dilelang, kapan lagi proyek-proyek tersebut akan dilaksanakan, sementara waktu semakin mendesak.
"Hal ini kata Ansori tentu sangat khawatir hal yang sama dengan tahun 2011 yang lalu akan kembali terjadi, dimana puluhan proyek tidak selesai dikerjakan. Dia menilai ini sebagai suatu tindakan yang konyol dan sangat tidak Pro Rakyat yang dilkukan oleh Pemkab. Inhu, sebab Dinas PU tersebut mengelola Ratusan Proyek yang bersentuhan langsung dengan Masyarakat, pada tahun 2011 yang lalu banyak sekali proyek-proyek yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti Jalan, Jembatan, Bangunan, Semenisasi serta proyek-proyek lainnya yang tidak selesai dikerjakan.
?Hal ini tentu sangat merugikan masyarakat. Kita tidak melarang Pemerintah untuk melakukan Mutasi karena itu adalah haknya mereka, namun cobalah dengan Objektif, sehingga mutasi tersebut tidak terkesan mubazir, karena saya yakin tujuannya memang baik namun jika dilakukan dengan seobjektif mungkin tentu akan menghasilkan yang lebih baik lagi, jika panempatannya sudah tepat maka semuanya akan berjalan sebagaimana yang diharapkan," pungkasnya.
Sementara itu ketika hal ini dikompirmasikan kepada Sekda Inhu Drs. HR. Erisman Msi selaku ketua Baperjakat melalui pesan singkat (sms) di nomor selulernya hingga berita ini diturunkan R.Erisman tidak memberikan jawaban.***
| Nama * | : | |
| Email * | : | |
| URL | : | |
| Komentar * | : | Karakter Masukkan kode pengaman diatas |
Mario Teguh (lahir di Makassar, 5 Maret 1956; umur 54 tahun) adalah seorang muslim yang menjadi motivator dan konsultan asal Indonesia. Nama aslinya adalah Sis Maryono Teguh, namun saat tampil di depan publik, ia menggunakan nama Mario Teguh. Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang.