| Tempat | : | Aula Mesjid Agung Annur |
| Tanggal | : | 16 Agustus 2011 |
| Pukul | : | 16:00 - Selesai |
![]() |
Jon Erizal berfoto bersama dengan pengurus Partai Gerindra |
Di kantor DPD PDI Perjuangan, Jon Erizal diterima Wakil Ketua Tim Penjaringan Balon Gubernur Riau PDIP Perjuangan Rusli Achmad, sekretaris Solichin, dan anggota Suyatno, Manahara Manurung dan Bambang. Sedangkan balon Gubri Jon Erizal didampingi ketua tim pemenangan Tengku Zulmizan, sekretaris tim pemenangan Fendri Jaswir, sekretaris DPW PAN Riau Herman Gazali, dan anggota tim pemenangan Martius, Samsurya, Darma Setiawan, serta Ketua Umum PARRA Indonesia, Rusli.
Kepada tim penjaringan PDIP, Jon Erizal menyatakan dirinya sudah lama ingin bersilaturrahmi ke kawan-kawan di DPD PDI Perjuangan. Tapi selalu saja ada halangan. Pada pengambilan formulir pendaftaran, dirinya kurang sehat karena terlalu lelah bersosialisasi. Pada waktu pengembalian formulir, dia berada di Singapura mendampingi ibundanya berobat. ?Alhamdulillah, pada hari ini saya dapat hadir dan berjumpa langsung dengan kawan-kawan di PDIP,? ujarnya.
Menurut Jon, dirinya sudah lama dekat dengan PDIP. Ketika maju sebagai calon Bupati Bengkalis tahun 1999, Jon Erizal yang berpasangan dengan Mustafa Kamal didukung oleh Fraksi PDIP. Sayang, waktu itu belum berhasil karena kalah tiga suara dari Syamsurizal. Dengan Rusli Achmad dia juga telah lama kenal saat berjuang menuntut bagi hasil minyak dengan Caltex. ?Saya malah bersilaturrahmi ke rumah Pak Suryadi (Ketua PDIP Riau) pertama kali setelah saya dicalonkan PAN untuk jadi Gubernur Riau,? ujarnya.
Jon berharap PDI Perjuangan bisa bersama-sama mendukung dirinya untuk jadi Gubernur Riau Periode 2013-2014. ?Jika kita bersama-sama tentu semua yang kita cita-citakan untuk kesejahteraan masyarakat Riau akan dapat tercapai,? ujarnya. Jon bersedia untuk melakukan bedah visi dan misi dihadapan tim penjaringaan PDIP. ?Tapi saya tak setuju Debat Kandidat karena cenderung mencari kelemahan orang lain. Padahal sebenarnya semua calon punya visi dan misi yang bagus, hanya saja tentu masing-masing punya kelebihan,? paparnya.
Rusli Achmad menyambut baik kehadiran Jon Erizal bersama timnya. ?Kehadiran ini tentu punya nilai tersendiri bagi tim penjaringan,? ujarnya. Ia sependapat dengan Jon Erizal untuk dilakukan bedah visi dan misi, bukan Debat Kandidat. ?Nanti masing-masing kandidat akan tampil sendiri-sendiri menyampaikan visi dan misinya. Itu yang kita bedah bersama-sama,? tuturnya.
Sebelum ke PDI Perjuangan, Jon Erizal dan rombongan bersilaturrahmi ke kantor DPD Partai Gerindra Riau. Mereka diterima Ketua Tim Penjaringan Gerindra, Husni Thamrin, Sekretaris Hendro Susanto, Bendahara Sumiati Rustam, dan beberapa anggota tim. Di sini Jon Erizal menanda-tangani semua berkas-berkas pendaftaran yang belum sempat ditanda-tangani sebelumnya. ?Saya mohon maaf terlambat menanda-tanganinya karena berhalangan pada waktu pendaftaran,? ujarnya. Jon juga berharap Partai Gerindra memberikan dukungan buat dirinya untuk maju sebagai Gubernur Riau. ***
| Nama * | : | |
| Email * | : | |
| URL | : | |
| Komentar * | : | Karakter Masukkan kode pengaman diatas |
Mario Teguh (lahir di Makassar, 5 Maret 1956; umur 54 tahun) adalah seorang muslim yang menjadi motivator dan konsultan asal Indonesia. Nama aslinya adalah Sis Maryono Teguh, namun saat tampil di depan publik, ia menggunakan nama Mario Teguh. Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang.